X-Steel - Alternate Select
.

NEVER GIVE UP

.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Movies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movies. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Agustus 2014

5 CM

FILM 5 CM

5 cm (2012)


  • Judul Film : 5cm
  • Sutradara : Rizal Mantovani
  • Produser : Sunil Soraya
  • Genre : Drama
  • Pemeran : Herjunot Ali, Fedi Nuril, Denny Sumargo, Raline Shah, Igor Saykoji, Pevita Pearce
  • Tanggal Liris : 12 Desember 2012
  • Bahasa : Indonesia
  • Diangkat dari : Novel National Beastseller '5cm' karya Dony Dirgantoro
Film 5cm merupakan sebuah film yang mengisahkan tentang sebuah persahabatan. Film 5cm diangkat dari Novel "5cm" karya dari Dony Dirgantoro. Film ini diperankan oleh 5 orang sahabat yakni :
  1. Herjunot Ali (Zafran)
  2. Fedi Nuril (Genta)
  3. Denny Sumargo (Arial)
  4. Raline Syah (Riani)
  5. Igor Saykoji (Ian)
Untuk lebih tau mengenai film ini, baca sinopsis cerita berikut ini.

SINOPSIS

Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian merupakan 5 orang sahabat yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda beda.
Zafran : Puitis, nekat, apa adanya, idealis dan agak narsis, menyukai adiknya Arial yakni Dinda. Riani : Cerdas, cerewet, dan memiliki ambisi untuk meraih harapannya. Genta : Pria yang lebih mementingkan kebersamaan, memiliki jiwa pemimpin, menyukai Riani sejak lama. Arial : Pria yang paling macho dari kelimanya, hobi olahraga, canggung kenalan dengan orang baru (terutama wanita), paling taat dengan aturan. dan yang terakhir, Ian : merupakan pria yang memiliki badan gempal, penggemar indomie, penggemar klub MU, paling telat wisuda. dan adapula Dinda yang merupakan adik dari Arial, seorang mahasisiwi yang cantik, dan merupakan yang dicintai oleh Zafran.

      Pada suatu malam mereka main kerumahnya Arial, berkumpul ditempat biasa mereka mengobrol dan bersantai ria. Tak disangka dalam pembicaraan tersebut, Genta mengusulkan sebuah ide yang membuat mereka semua sedih dan bimbang.  Genta merasa persahabatan mereka itu datar datar saja. Kemudian Genta mengusulkan untuk mereka berpisah selama 3 bulan dulu supaya masing masing bisa fokus dengan urusannya sendiri sendiri. Dan setelah 3 bulan Genta berjanji mengajak keempat sahabatnya itu untuk pergi kesuatu wilayah yang belum diketahui keempat sahabatnya itu. pada saat tersebut Rian merasa bahwa ia tidak mungkin bisa melakukannya. Sedangkan Ian setuju karena dia ingin menyelesaikan skripsinya yang telah lama ia abaikan.Akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah dan tidak saling berkomunikasi dengan cara apapun antar satu dengan yang lainnya selama 3 bulan lamanya.

     Selama 3 bulan, kelima orang sahabat tersebut disibukkan dengan kegiatan kegiatan mereka sendiri. Ian berusaha untuk menyelesaikan skripsinya, namun kerja kerasnya terus mengalami cobaan. Namun, ia tidak menyerah begitu saja. Ia terus berusaha karena orangtuanya telah merestuinya untuk kuliah S2 di Manchester dimana tempat klub sepak bola favoritnya. IAn patah semangat karena kuesionernya tidak diterima di salah satu perusahaan Cobaan yang menimpa Ian sangatlah berat. Namun akhirnya kuesionernya tentang SDM yang berjumlah 300 lembar diterima oleh seseorang yang ia bantu yang ternyata dia bekerja dalam urusan SDM.

     Sementara itu Zafran sibuk menelpon adiknya Arial, yang namanya Dinda. Zafran selalu menelpon Dinda dengan obrolan yang itu-itu saja. Disini ada scene yang menarik dimana Zafran sedang random chat dengan salah satu akun untuk curhat. Bisa dibilang mirip ‘MIRc’. Ternyata Zafran  sedang ber-chat dengan Riani, yang scene selanjutnya menunjukkan Riani yang sedang berada di kantor menunggu hujan reda. Sama seperti yang sedang diobrolkan di chat Zafran. Riani memang sangat sedih akan keputusan tersebut. Dia merindukan sahabat-sahabatnya.
     Selama satu bulan mereka semua mengalami kegiatan yang tidak biasa. Terutama Arial, pada saat dia sedang nge-gym, dia berhasil kenalan dengan seorang wanita bernama Nindi. Dia berani mengajak Nindi ke villa puncak orang tuanya. Tetapi dengan sopan mengajak Nindi, tanpa ada hal yang macam-macam. Kisah mereka ternyata terus berjalan hingga mendekati akhir film ini.

     Tiga bulan lamanya telah berlalu, Genta menghubungi sahabatnya dan memberitahui mereka, selama seminggu, harus setiap hari latihan lari. Untuk mempersiapkan diri. Mereka berkumpul di stasiun kereta untuk keberangkatannya menuju tempat misterius yang Genta janjikan. Mereka semua telah datang, kecuali Ian yang masih dalam perjalanan. Kereta sudah bergerak, Ian pada saat itu baru muncul. Ian akhirnya berhasil naik ke dalam kereta, walaupun kelelalahan mengejar kereta yang pada saat itu belum jauh.
     Rasa penasaran mereka akhirnya terjawab, mereka akan mendaki menuju puncak Jawa tertinggi, di Mahameru. Mereka tidak hanya berlima, Arial mengajak adiknya Dinda. Berenam mereka mempersiapkan diri dari tempat penginapan hingga perjalanan mendaki ke puncak. 
Kelucuan pun terjadi saat mereka sudah sampai di tanjakan cinta, dinamakan cinta karena bentuk dari tanjakan itu membentuk simbol ‘cinta’. Jika kita menanjak tanpa melihat kebawah dan memikirkan seorang wanita yang ingin kita miliki, dipercaya keinginannya akan terwujud.  Zafran dan Ian langsung mendahului, bayangannya Zafran ingin berpasangan dengan Dinda dan Ian bersama Happy Salma. Tiba-tiba Genta memanggil mereka berdua dari bawah, otomatis Zafran dan Ian menengok kebelakang, beberapa saat mereka akhirnya sadar, kekonyolan mereka berdua membuat mereka putus asa akan keinginannya.
     Saat menegangkan pun tiba, mereka berlima sudah mencapai kaki Mahameru. Suhu di tempat tersebut sangat dingin, bila tidak banyak bergerak, tubuh bisa kaku kedinginan. Arial yang saat itu tidak kuat lagi, dengan dorongan semangat dari teman-temannya, dia akhirnya bisa melanjutkan mendaki. Kejadian saat mendaki kembali terjadi, runtuhan batu dan kerikil mengenai Dinda dan Ian, Dinda mengalami luka disamping kiri bagian bawah telinga, Ian pingsan karena terbentur runtuhan batu yang lumayan besar dan sangat keras dihadapannya. Mereka berlima menolong Ian, Genta berusaha membangunkan Ian dengan napas buatannya dan menekan bagian dadanya agar bisa sadar. Zafran yang pada saat itu sangat terpukul karena sahabatnya sudah tiada, dia berteriak memanggil Ian, dan Ian pun sadar dengan kesadaran yang lucu. 
      Setelah Ian sadar, mereka melanjutkan perjalanan mereka hingga sampai dipuncak Mahameru. Dan mereka semua takjub akan keindahan Mahameru. Lalu mereka mengibarkan bendera merah putih, melihat matahari terbit 17 Agustus. Setelah itu zafran mengucapkan kalimat yang menurut saya merupakan kalimat yang sangatlah puitis dan bagus untuk memotivasi orang orang. Adapun yang dikatakannya adalah:

Taruh puncak itu di depan kita, dan jangan lepaskan !
Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh, dan tangan yang berbuat lebih banyak
Leher yang akan lebih sering melihat ke atas
Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya
Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja
Hati yang akan bekerja lebih keras
Serta mulut yang akan selalu berdoa
Dan setiap kali impian dan cita-cita muncul, letakkan di depan kening kita,
Jangan menempel, biarkan menggantung 5 cm di depan kening,
Supaya tidak terlepas dari mata kita
Dan yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap mimpi dan keyakinannya adalah
Ia hanya tinggal mempercayainya. 

Minggu, 03 Agustus 2014

MOVIES




Lord Voldemort mengambil Tongkat Sihir Elder dari makam Albus Dumbledore, dan Severus Snape telah menjadi kepala sekolah Hogwarts. Sementara itu, mengubur Dobby di halaman Shell Cottage, Harry dan kedua sahabatnya kemudian berusaha menyusun rencana baru. Ia bertanya kepada Ollivander mengenai Tongkat Sihir Elder, dan ternyata pemilik terakhir tongkat tersebut adalah Dumbledore. Ollivander berkata, bahwa Harry tidak akan menang melawan Voldemort yang memiliki Tongkat Elder. Harry dan kedua sahabatnya menyusun rencana untuk membobol lemari besi Bellatrix Lestrange di Bank Gringott's. Mereka curiga satu horcrux tersembunyi di sana. 

Dibantu Griphook (dengan imbalan Pedang Godric Gryffindor), Hermione meminum ramuan Polijus menyamar sebagai Bellatrix Lestrange,Ron menyamar sebagai penyihir sementara Harry dan Griphook berada di dalam Jubah Gaib. Mereka memasuki lemari besi Bellatrix di Bank Gringott's. Horcrux yang dimaksud ternyata adalah piala Helga Hufflepuff. Namun, Griphook kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri dan mencuri pedang Godric Gryffindor, meninggalkan mereka terpojok oleh pihak keamanan yang merasa ditipu. Harry, Ron, dan Hermione berhasil melarikan diri dengan menaiki naga penjaga lemari besi. 



Harry mendapatkan penglihatan segera setelah pelarian mereka, ia dapat melihat melalui mata Voldemort dan mengetahui pikirannya. Di dalam penglihatan tersebut, Voldemort membunuh beberapa goblin dan penjaga Bank Gringott's lainnya, termasuk Griphook. Voldemort telah mendatangi tempat-tempat Horcruxnya yang disembunyikan dan mengetahui bahwa mereka telah lenyap dan hancur. Harry melihat Voldemort marah dan takut. Harry juga melihat bahwa Horcrux berikutnya berkaitan dengan Rowena Ravenclaw, dan ada di kastil Hogwarts. Ketiganya segera pergi ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, kehadiran mereka membunyikan mantra pendeteksi Caterwauling dan dihadang oleh para Pelahap Maut. Namun, mereka diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore, saudara Albus Dumbledore, yang sering Harry lihat di pecahan cermin yang ia miliki. Aberforth membuka jalan terowongan ke Hogwarts di mana mereka disambut oleh Neville Longbottom. Tiga sekawan tersebut bertemu kembali dengan anggota Laskar Dumbledore dan meminta bantuan untuk mencari mahkota Ravenclaw.


Snape mendengar kembalinya Harry dan mengumumkan bahwa semua orang yang membantu Harry kembali, terutama siswa, akan dihukum berat. Harry kemudian muncul dan menantang Snape mengenai kematian Dumbledore, dan Minerva McGonagall menantangnya berduel. Snape melarikan diri dan McGonagall memerintahkan seluruh Hogwarts bersiap untuk bertempur. Pada saat ini, anggota Orde Phoenix dan simpatisannya berdatangan. Atas inisiatif Luna Lovegood, Harry kemudian berbicara dengan hantu Helena Ravenclaw, putri dari Rowena Ravenclaw. Helena mengatakan bahwa Voldemort telah mengisi mahkota ibunya dengan ilmu hitam, dan menyatakan bahwa benda itu ada di Kamar Kebutuhan. Sementara, Ron dan Hermione pergi ke Kamar Rahasia. Hermione memusnahkan Piala Hufflepuff dengan taring Basilisk, Ron dan Hermione berciuman untuk pertama kalinya. Di kamar kebutuhan, Harry dicegat oleh Draco Malfoy, Gregory Goyle, dan Blaise Zabini, namun Ron dan Hermione datang membantu Harry. Goyle menggunakan mantra api kutukan Fiendfyre namun jatuh dan mati terbakar. Draco dan Blaise diselamatkan oleh Harry, Ron, dan Hermione sebelum Harry menusuk Mahkota Ravenclaw dengan taring Basilisk dan melemparnya ke dalam kobaran api, memusnahkan mahkota itu. Sementara itu, ketika Hogwarts diserang oleh pasukan Voldemort, Harry kembali memasuki pikiran Voldemort dan menyadari bahwa ularnya, Nagini, juga adalah Horcrux. Di dalam pertempuran yang berlangsung, Fred, Lupin, Tonks, dan Lavender Brown, serta sekitar 50 orang lainnya terbunuh. Pada saat yang sama, Hermione membunuh Fenrir Greyback (pembunuh Lavender).



Voldemort dan Snape bertemu di rumah perahu dan memberitahu Snape jika Tongkat Elder tidak berfungsi, karena dia bukan tuannya, dan Snape adalah tuan dari tongkat itu karena Snape yang telah membunuh Dumbledore, tuan sebelumnya. Voldemort memerintahkan Nagini untuk membunuh Snape. Di Boathouse (rumah perahu Hogwarts), Harry, Ron dan Hermione melihat Voldemort membunuh Severus Snape dengan tujuan untuk mentransfer kekuatan Elder Wand kepada dirinya sendiri. Dalam sekaratnya, Snape memberikan ingatannya kepada Harry, Snape menangis, mengeluarkan air mata memori, dan berkomentar tentang bagaimana Harry memiliki mata ibunya, lalu mati. 



Dari memori itu terungkap bahwa Snape berada di sisi Dumbledore, didorong dengan cinta seumur hidupnya kepada Lily Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk membunuh dirinya jika situasinya mengharuskan demikian karena bagaimanapun juga hidupnya tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahwa Harry adalah Horcrux terakhir Voldemort, yang diciptakan tanpa sengaja di Godric Hallow, untuk itu ia harus mati juga sebelum Voldemort dapat dibunuh. 



Harry kemudian pergi kehutan terlarang, menyerahkan diri dan Voldemort melancarkan kutukan untuk membunuhnya. Tapi alih-alih membunuh Harry, kutukan itu malah menghancurkan bagian dari jiwa Voldemort yang terdapat di tubuhnya. Harry pun memasuki dunia lain (limbo), dimana ia bertemu Profesor Albus Dumbledore, yang menjelaskan kepadanya tentang Harry sebagai Horcrux dan bahwa kutukan Voldemort telah menghancurkan jiwanya yang berada di tubuh Harry. Harry memutuskan kembali hidup untuk mengalahkan Voldemort, namun ia berpura-pura sudah tewas. Voldemort mengutus Narcissa Malfoy untuk memeriksa apakah Harry masih hidup. Ketika dia mencapai Harry, dia menemukan bahwa Harry masih hidup, dan bertanya pelan pada Harry apakah Draco masih hidup. Harry mengangguk, dan Narcissa menyatakan Harry mati.



Voldemort kemudian membawa "mayat" Harry ke Hogwarts dan mendeklarasikan "kematian" Harry kepada pejuang-pejuang Hogwarts dan siapa saja yang menentangnya akan mati. Neville Longbottom menarik Pedang Godric Gryffindor dan menantang Voldemort dengan sebuah pidato. Pada saat yang sama, Harry mengungkapkan bahwa dirinya masih hidup, dan mulai berduel dengan Voldemort di sekitar sekolah. Hermione dan Ron mencoba untuk membunuh Horcrux terakhir, Nagini. Ketika ular hampir membunuh mereka, Neville memenggal kepala Nagini dengan pedang Gryffindor. Di tempat lain, Molly Weasley membunuh Bellatrix Lestrange. 


Akhirnya, Voldemort mati setelah mencoba menggunakan Kutukan pembunuh Avada Kedavra terhadap Harry. Kutukan itu berbalik menyerang Voldemort sendiri setelah beradu dengan mantra pelepas senjata Harry (Expelliarmus). Harry menangkap tongkat itu. Setelahnya, Harry bergabung dengan kedua sahabatnya dan menjelaskan bahwa Tongkat Elder melindungi pemiliknya (Harry Potter sendiri). Harry menjelaskan kepada Ron dan Hermione bahwa Draco adalah tuan dari tongkat tersebut, bukan Snape, karena Draco melucuti senjata Dumbledore sebelum Snape membunuhnya. Kemudian, di Malfoy Manor, Harry melucuti senjata Draco, membuat Harry menjadi tuan dari tongkat itu. Harry kemudian mematahkan tongkat itu dan membuangnya ke parit Hogwarts, melenyapkan kekuatan tongkat itu selamanya.

19 tahun kemudian setelah Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny Weasley telah menikah dan membimbing anaknya yang bernama Albus Severus Potter dan anak-anak mereka yang lain ke dalam peron9 3/4. Ron dan Hermione juga menikah dan telah memiliki dua anak bernama Rose dan Hugo. Draco Malfoy memiliki anak bernama Scorpius. Mereka seluruhnya bertemu di stasiun kereta api King's Cross, untuk mengantar anak-anak mereka bersekolah ke Hogwarts. Ketika Albus khawatir akan masuk ke asrama Slytherin, Harry berkata bahwa topi asrama akan mempertimbangkan keinginan. Mereke menyaksikan anak-anak mereka naik kereta menuju Hogwarts.

MOVIES

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1



Film ini dimulai pada saat Harry Potter dan Hermonie Granger memulai pencarian mereka untuk menemukan Horcrux Voldenmort. Harry meyakinkan keluarga Dursley bahwa mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri dari para Pelahap Maut. Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan pengakuan bahwa ia peduli dengan Harry. Sementara itu, Severus Snape tiba di kediaman Malfoy untuk memberitahu Voldenmort dan Para Pelahap Maut bahwa dia telah ditunjuk oleh dewan sebagai kepala sekolah Hogwarts yang baru. Dia juga mengatakan kepada mereka bahwa Orde Phoenix akan membawa Harry Potter dari Privet Drive ke lokasi yang lebih aman. Voldenmort menggunakan tongkat Lucius Malfoy untuk menghindari menggunakan tongkat kembar dalam pertempuran duel dengan Harry. Voldemort dan para Pelahap Mautnya di rumah Lucius Malfoy merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Dengan tongkat sihir Lucius, Voldemort membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage, guru Telaah Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subyek tersebut dan telah menganjurkan agar paradigma kemurnian darah penyihir diakhiri.

Setelah keluarga Harry (keluarga Dursley) meninggalkan rumah mereka, Orde Phoenix tiba untuk bertemu Harry bersama dengan 6 orang yang lainnya. Yakni : Ron Weasly, Hermonie, Fred, dan George Weasley, Fleur Delacour, dan Mundungus Fletcher. Mereka semua meminum Ramuan Polijus untuk menyamar menjadi Harry. HArry bersama 6 orang lainnya yang menyamar menjadi Harry meninggalkan Privet Drive. Bersama sama dengan anggota Orde Phoenix, Harry kemudian pergi dari rumah Dursley ke The Burrow. Harry terbang bersama Hagrid dengan sapu terbangnya. Ditengah perjalanan, mereka dicegat oleh Pelahap Maut. Dalam perjalanan itu, Hedwig (Burung hantu Harry) terbunuh oleh kutukan pembunuh. Voldenmort datang, namun Harry berhasil mengalahkan tongkat Voldenmort yang dipinjamnya dari Malfoy dan mereka selamat di Burrow, kecuali Mad-Eye Moody yang tewas dibunuh voldenmort, dan Mundugus yang berapparate ketika ia melihat Voldenmort tiba. George terluka parah, ia kehilangan sebelah telinganya akibat pertempuran tersebut

Rufus Scrimgeour menyerahkan barang warisan dari Dombledore
Ron meyakinkan Harry untuk tetap berada di The Burrow sampai  pernikahan Bill dan Fleur telah selesai, sebelum ia pergi untuk mencari horcrux. Menteri Sihir, RufusScrimgeour, tiba di Burrow dan mewariskan beberapa benda yang ada di wasiatDumbledore kepada Ron, Hermione danHarry. Ron menerima Deluminator, Harrymendapatkan pedang Gryffindor yang sempat hilang dan Snitch pertama yang pernah ia tangkap,  namun pedang tersebut ditahan, karena menurut kementerian pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore, dan Hermione mendapatsalinan pribadi "The Tales of Beetle the Bard". Saat pesta pernikahan berlangsung, Harry melihat Xenophilius Lovegood dan simbol aneh dikalungnya. Harry berbicara kepada Elphius Doge, salah satu teman lama Dumbledore dan BibiMuriel, ia mengetahui bahwa Dumbledore dulu tinggal di kampung Harry, Godric's Hollow. Setelah diberitakan bahwa Voldemort telah berhasil mengambil alih Kementerian Sihir. Pelahap Maut muncul dan mangacaukan acara. Ron, Harry dan Hermione  berapparate ke London.

Mereka singgah di sebuah kafe, mereka mendiskusikan rencana mereka, tapi kemudian duaPelahap Maut muncul dan mereka bertempur. Ketiganya memenangkan pertempuran danberapparate ke Grimmauld Place nomor 12, rumah yang diwariskan Sirius Black kepada Harry.Ketiganya kemudian menyadari bahwa inisial R.A.B. pada liontin yang didapatkan Dumbledore dan Harry dalam buku keenam adalah Regulus Arcturus Black, adik Sirius. Mereka mulai mencari Horcrux yang dicuri Regulus di rumah keluarga Black itu. Dari Kreacher, mereka mengetahui bahwa ia telah membantu Regulus untuk mendampingi Voldemort menempatkan Horcrux berbentuk liontin itu di gua. Ketika Regulus merasa kecewa dengan Dumbledore, ia memerintahkan Kreacher untuk kembali ke gua dan menukar liontin dengan yang palsu. Regulus terbunuh dalam peristiwa itu Pada akhirnya, mereka bertiga menyadari bahwa Mundungus Fletcher telah mencuri liontin tersebut dan memberikannya kepada Dolores Umbridge. Hermione memutuskan untuk masuk keKementerian, untuk mengambil liontin itu.

Harry, Ron, dan Hermione menangkap tiga pekerja Kementerian dan meniru mereka untuk memasuki kantor Kementerian rahasia, kemudian mereka berpisah. Hermione berada di ruang sidang dengan Umbridge untuk menyaksikan sidang palsu, Ron di kantor Departemen Penegakan Hukum Sihir dan Harry bebas untuk berkeliaran di koridor karena ia menyamar sebagai Runcorn.Harry akhirnya menemukan jalan ke kantor Umbridge tetapi tidak menemukan liontin itu sehingga ia menuju ke ruang sidang bersama Ron. Mereka bergabung kembali dengan Hermione dan mengambil liontin itu dari Umbridge dan segera meninggalkan Kementerian. Namun, Ramuan Polijus mereka mulai luntur, Yaxley menangkap mereka saat mereka mencapai Grimmauld Place. Mereka tidak bisa aman tinggal di Grimmauld Place, Hermione berapparate dengan mereka kehutan. Ron terkena Splincing, lengannya terluka parah. Mereka berusaha untuk menghancurkan liontin itu tetapi tak berhasil, mereka memakainya bergantian, efek dari liontin itu adalah sisi negatif moral mereka. Sementara memakainya, Harry melihat Voldemort menginterogasi dan membunuh pembuat tongkat, Gregorovitch.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More